Tujuan dan Fungsi Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis merupakan setiap komunikasi yang dipergunakan untuk berbagai kepentingan bisnis, seperti untuk membangun partnerships, sumber daya intelektual, atau untuk mempromosikan satu gagasan, produk, servis, atau pun suatu organisasi. Sasaran komunikasi bisnis yakni untuk menciptakan nilai bagi bisnis yang dijalankan.


Fungsi Komunikasi Bisnis

Komunikasi bisnis memiliki beberapa fungsi khusus. Fungsi komunikasi bisnis terdiri dari fungsi informative, regulatory, persuasive, integrative :

1) Informative
Fungsi informative dalam kegiatan komunikasi bisnis, diperlukan oleh karyawan maupun manajer untuk dapat menyelesaikan tugas-tugasnya secara efisien. Pada prinsipnya, informasi yang dibutuhkan mengenai :
  1. Hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan, seperti: tujuan yang harus dicapai, prosedur, dan aturan-aturan yang berlaku.
  2. Keberhasilan yang dicapai oleh perusahaan, seperti dalam hal: laba dan standar kerja.
  3. Sosio emotional perusahaan secara keseluruhan.

2) Regulatory
Komunikasi dalam bisnis juga berfungsi sebagai pengendali dan pengatur perusahaan. Komunikasi yang berfungsi sebagai pengendali ini bentuknya dapat berupa perintah dan laporan.

3) Persuasive
Fungsi persuasif pada komunikasi, umumnya tercermin dalam interaksi antara karyawan, di mana seorang karyawan berupaya agar orang yang diajak berkomunikasi untuk menerima ide, jalan pikiran, dan penguasaan dirinya.

4) Integrative
Komunikasi dalam bisnis atau organisasi juga berfungsi sebagai integratif, yakni untuk membuat organisasi atau perusahaan tersebut dapat beroperasi secara utuh dan terpadu. Dalam hal ini, termasuk juga fungsi koordinasi dan penjadwalan aktivitas, penetapan saluran informasi dan otoritas, serta untuk menarik dan melatih karyawan.

Artikel Terkait : Konsep Pelayanan Prima terhadap Pelanggan

Tujuan Komunikasi Bisnis

Dalam komunikasi bisnis, terdapat beberapa tujuan tertentu. Berikut ini adalah beberapa tujuan komunikasi bisnis yakni :
  1. Meningkatkan goodwill (nama baik) perusahaan
  2. Meningkatkan hubungan baik perusahaan dengan masyarakat
  3. Meningkatkan fungsi kepemimpinan dalam perusahaan